jump to navigation

SALDO SEMENTARA AKUN BUKU BESAR, NERACA SALDO, PENYUSUNAN NERACA SALDO 12 May 2010

Posted by annurhi in Mata Kuliah.
trackback

Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat:

  1. menghitung saldo setiap akun buku besar
  2. menyusun neraca saldo berdasarkan saldo akun buku besar.
Saldo Sementara Akun Buku Besar

Setelah proses posting selesai maka akan diperoleh saldo-saldo sementara akun buku besar yang terlihat pada baris paling akhir pada masing-masing akun.

Saldo sementara akun buku besar ini yang menjadi sumber untuk penyusunan neraca saldo yang akunnya terdiri dari Debet dan Kredit. Rumus untuk menentukan Debet dan Kredit pada saldo akun buku besar:

Dari posting jurnal khusus akan nampak saldo sementara akun buku besar sebagai berikut:

Neraca Sisa/ Neraca Saldo

Setelah menentukan saldo-saldo sementara pada akun buku besar, proses berikutnya adalah membuat neraca sisa/neraca saldo.

Yang di maksud dengan neraca saldo/neraca sisa adalah suatu daftar tempat mencatat saldo-saldo sementara akun buku besar. Fungsi neraca sisa adalah sebagai koreksi apakah pencatatan pada akun-akun yang bersangkutan sudah benar atau belum. Jika jumlah Debet dan Kredit dalam neraca sisa tidak sama, hal ini menandakan bahwa terdapat kesalahan-kesalahan pencatatan pada akun buku besar dan apabila jumlah Debet dan Kredit sudah seimbang berarti pencatatan akun-akun buku besar sudah benar. Sumber pencatatan neraca saldo/neraca sisa di ambil dari saldo-saldo sementara buku besar.

Cara menyusun neraca saldo:

  1. hitung saldo tiap-tiap akun
    1. untuk akun berbentuk empat kolom adalah angka pada baris terakhir kolom saldo
    2. untuk akun berbentuk dua kolom/skontro menjumlahkan dahulu sebelah debet dan sebelah kredit lalu bandingkan jumlah sisi debet dengan sisi kredit dengan menggunakan pensil/istilahnya disebut pencil footing
  2. isi nomor akun pada kolom akun neraca sisa, dan catat nama akun pada kolom nama akun neraca sisa dan disusun berurutan dimulai dari aktiva, kewajiban, pendapatan dan beban
  3. jumlahkan kolom debet dan kredit harus seimbang

Keterangan:

1. Nama perusahaan : untuk mencatat nama perusahaan
2. Nama laporan : Neraca sisa
3. Periode : periode penutupan buku, misalnya : per 31 Desember 2001
4. No Akun : untuk mencatat nomor kode perkiraan
5. Nama Akun : untuk mencatat nama akun yang terdapat dalam neraca sisa
6. Debet : untuk mencatat saldo Debet yang di ambil dari akun sementara buku besar
7. Kredit : untuk mencatat saldo Kredit yang di ambil dari akun sementara buku besar
8. Jumlah : untuk menjumlahkan angka-angka yang ada di kolom Debet dan angka-angka di kolom Kredit, dan jumlahnya harus seimbang.

Penyusunan Neraca Saldo

Pada akhir periode akuntansi setelah tahap pencatatan selesai dilakukan dan diketahui saldo akun sementara dari masing-masing buku besar. Selanjutnya sisa akun sementara buku besar tersebut akan di ikhtisarkan dalam suatu daftar yang dikenal dengan daftar sisa atau neraca saldo.

Sebagai ilustrasi untuk mengetahui cara menyusun neraca saldo/sisa:
Perhatikan contoh berikut ini:

Dari akun sementara buku besar yang telah dijelaskan di muka, apabila diikhtisarkan akan nampak dalam neraca sisa di bawah ini:

Piutang Dagang
sebelah Debet Rp. 10.000.000 dari jurnal Penjualan
sebelah Kredit Rp. 4.100.000 dari jurnal Penerimaan Kas
Kredit Rp. 150.000 dari jurnal Umum
Saldo Debet Rp. 10.000.000
Saldo Kredit Rp. 4.250.000
Piutang Dagang bersaldo Debet Rp. 10.000.000 – Rp. 4.250.000 = Rp.5.750.000
Perlengkapan Toko Saldo Debet Rp. 900.000 dari jurnal Pembelian
Peralatan Toko bersaldo Debet Rp. 1.200.000
dari jurnal Pembelian Debet Rp. 800.000
dari jurnal Pengeluaran Kas Debet Rp. 400.000
Utang Dagang saldo Kredit Rp. 4.100.000
dari jurnal Pembelian K Rp. 9.200.000
dari jurnal Pengeluaran Kas D Rp. 4.800.000
dari jurnal jurnal Umum D Rp. 300.000               +
D Rp. 5.100.000
K Rp. 9.200.000
D Rp. 5.100.000
Saldo K Rp. 4.100.000
Modal Hadian K Rp. 10.000.000
dari jurnal Penerimaan Kas Rp. 10.000.000
Penjualan saldo Kredit Rp. 13.250.000
Buku besar Penjualan K Rp. 10.000.000
Buku besar Penjualan K Rp. 3.250.000           +
K Rp. 13.250.000
Retur Penjualan sebelah D Rp. 150.000 dari jurnal Umum
Potongan Penjualan sebelah Debet Rp. 60.000 dari jurnal Penerimaan Kas
Pembelian Debet Rp. 9.000.000
Buku besar Pembelian D Rp. 7.500.000
Pembelian Kredit
Buku besar Pembelian D Rp. 1.500.000            +
Pembelian Tunai D Rp. 9.000.000
Retur Pembelian sebelah K Rp. 300.000
Dari buku besar retur Pembelian dari jurnal Umum
Potongan Pembelian K Rp. 80.000
Buku besar Potongan Pembelian dari jurnal Pengeluaran Kas
Beban Gaji D Rp. 200.000
dari jurnal Pengeluaran Kas
Beban Iklan D Rp. 100.000
dari jurnal Pengeluaran Kas
Pendapatan Bunga K Rp. 100.000
Dari jurnal Penerimaan Kas
Piutang Dagang
sebelah Debet Rp. 10.000.000 dari jurnal Penjualan
sebelah Kredit Rp. 4.100.000 dari jurnal Penerimaan Kas
Kredit Rp. 150.000 dari jurnal Umum
Saldo Debet Rp. 10.000.000
Saldo Kredit Rp. 4.250.000
Piutang Dagang bersaldo Debet Rp. 10.000.000 – Rp. 4.250.000 = Rp.5.750.000
Perlengkapan Toko Saldo Debet Rp. 900.000 dari jurnal Pembelian
Peralatan Toko bersaldo Debet Rp. 1.200.000
dari jurnal Pembelian Debet Rp. 800.000
dari jurnal Pengeluaran Kas Debet Rp. 400.000
Utang Dagang saldo Kredit Rp. 4.100.000
dari jurnal Pembelian K Rp. 9.200.000
dari jurnal Pengeluaran Kas D Rp. 4.800.000
dari jurnal jurnal Umum D Rp. 300.000               +
D Rp. 5.100.000
K Rp. 9.200.000
D Rp. 5.100.000
Saldo K Rp. 4.100.000
Modal Hadian K Rp. 10.000.000
dari jurnal Penerimaan Kas Rp. 10.000.000
Penjualan saldo Kredit Rp. 13.250.000
Buku besar Penjualan K Rp. 10.000.000
Buku besar Penjualan K Rp. 3.250.000           +
K Rp. 13.250.000
Retur Penjualan sebelah D Rp. 150.000 dari jurnal Umum
Potongan Penjualan sebelah Debet Rp. 60.000 dari jurnal Penerimaan Kas
Pembelian Debet Rp. 9.000.000
Buku besar Pembelian D Rp. 7.500.000
Pembelian Kredit
Buku besar Pembelian D Rp. 1.500.000            +
Pembelian Tunai D Rp. 9.000.000
Retur Pembelian sebelah K Rp. 300.000
Dari buku besar retur Pembelian dari jurnal Umum
Potongan Pembelian K Rp. 80.000
Buku besar Potongan Pembelian dari jurnal Pengeluaran Kas
Beban Gaji D Rp. 200.000
dari jurnal Pengeluaran Kas
Beban Iklan D Rp. 100.000
dari jurnal Pengeluaran Kas
Pendapatan Bunga K Rp. 100.000
Dari jurnal Penerimaan Kas

Comments»

1. umy - 13 May 2011

Lintasberita says : wah bingung liat akunnya

2. Toko Buku Online Inport - 13 January 2014

Hi everybody, here every one is sharing such knowledge, so it’s fastidious to read this weblog, and I used to visit this website all the
time.

3. jasa cuci sofa - 28 April 2014

At this time it sounds like Expression Engine is the top blogging platform available right now.
(from what I’ve read) Is that what you are using on your blog?

4. obat pemutih wajah - 8 June 2014

Terrific work! That is the kind of info that are meant to be shared around the web.
Shame on the seek engines for no longer positioning this put up higher!
Come on over and discuss with my website . Thank you =)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: